28
Feb

Tim Rusia, Akankah Menjadi Kuda Hitam di Ajang Piala Dunia 2018

Kompetisi olahraga paling bergengsi seantero dunia, Piala Dunia Sepak Bola 2018 kembali diselenggarakan. Rusia berkesempatan menjadi tuan rumah penyelenggaraan Piala Dunia 2018. Ajang kompetisi yang diadakan setiap empat tahun sekali ini menghadirkan 32 negara dari berbagai belahan benua.

Negara yang berjuluk Beruang Merah ini habis-habisan untuk menghadirkan pesta Piala Dunia 2018 yang meriah dan menjadi pusat turis di penjuru dunia untuk berlibur dan menyaksikan Piala Dunia secara langsung. Di samping itu, apakah penampilan Rusia akan secemerlang perhelatannya?

Sejarah Rusia di Piala Dunia

Jika ditelaah lebih dalam lagi, Rusia bukanlah tim yang tampil perdana di ajang Piala Dunia. Sebelum berganti nama menjadi Rusia, Uni Soviet merupakan tim yang pernah beberapa kali bermain apik di Piala Dunia seperti 1958, 1962, 1966, 1970, dan 1994, 2002, hingga 2014 yang telah berganti nama menjadi Rusia. Akan tetapi, kesuksesannya tidak mendulang hasil yang baik ketika bernama Uni Soviet. Rusia tidak mampu lolos dan disingkirkan oleh lawan-lawannya di babak penyisihan grup.

Tim Rusia

Sumber: russia-now.com

Pada Euro 2016 pun Rusia menampilkan performa yang buruk dan tidak mampu melakukan perubahan besar menjelang Piala Dunia 2018. Keadaan juga diperparah dengan cabutnya pelatih utama tim Rusia Leonid Slutsky yang menghasilkan taktik buruk dan cedera pada para pemain. Ditambah peringkat FIFA yang menunjukkan jika Rusia semakin terperosok. Dalam fase Grup B Euro 2016, Rusia hanya mampu tampil imbang 1-1 dengan Inggris dan kalah pada dua pertandingan melawan Slovakia 1-2 serta Wales 0-3.

Dalam rentetan pertandingan di 2016 ini, Rusia hanya bisa meraih satu kemenangan, dua kekalahan dan sisanya imbang. Hal inilah yang menyebabkan mereka terpuruk ke peringkat 38 dunia. Untuk itu, tim Rusia harus membenahi performa mereka sebelum tampil di ajang kompetisi Piala Dunia 2018. Belum lagi jutaan penonton dan pendukung tim Rusia yang kecewa atas performa tim kesayangan mereka.

Munculnya Pelatih Baru yang Mumpuni

Stanislav

Sumber: fourfourtwo.com

Seakan menerpa masa lalu yang suram, kehadiran pelatih utama timnas Rusia Stanislav Cherchesov membuahkan titik terang bangkitnya tim Rusia dari anggapan-anggapan tersebut. Mengingat Cherchesov dikenal dengan pelatih yang keras dalam menangani para pemain, ditambah kesuksesan mantan penjaga gawang timnas Rusia ini berhasil dalam melatih klub di Eropa. Bersama Legia Warsaw, Cherchesov mampu menjuarai Liga Polandia. Oleh karena itu, para penggemar timnas Rusia patut merasa bangga dan beruntung dengan kehadiran Cherchesov yang bertangan besi.

Mengingat Rusia berada di grup A, kualitas Rusia juga masih diunggulkan dengan tim-tim segrupnya, yaitu Uruguay, Mesir, dan Arab Saudi. Menurut peringkat FIFA, Rusia dan Uruguay masih berada jauh di atas dua tim lainnya. Hal ini yang menjadi keuntungan Rusia untuk menampilkan performa yang baik. Ditambah bermain di kandang sendiri alias tanah air sendiri, Rusia diharapkan mampu mengimbangi permainan lawan-lawan yang ada di grup A.

Tim nasional Rusia diperkuat oleh nama-nama seperti Oleg Shatov dan Alan Dzagoev yang menjadi tumpuan serangan, serta kiper utama berpengalaman sekaligus kapten Igor Akinfeev yang akan memperkuat tim sepak bola Rusia untuk menghilangkan stigma performa terburuk mereka pada tahun-tahun sebelumnya.

Bisa diambil kesimpulan bahwa tim nasional Rusia saat ini memiliki keuntungan lebih. Tuan rumah yang jelas akan didukung oleh jutaan masyarakat Rusia. Para pemain dan pelatih yang berpengalaman dalam menghadapi situasi tertekan saat pertandingan merupakan kelebihan yang dimiliki Rusia. Lawan-lawan satu grup yang digadang-gadang merupakan salah satu tim kuda hitam Piala Dunia 2018.

Akan tetapi, mengandalkan keberuntungan saja tidak cukup. Rusia harus segera berbenah dengan permasalahan timnas mereka seperti regenerasi pemain-pemain muda sehingga mumpuni untuk tampil segar dengan pemain-pemain muda dan berbakat demi menghadapi persaingan Piala Dunia 2018.

Agen Piala Dunia 2018