7
Mar

Jadi Atlet Esports, 3 Orang Ini Dibayar Paling Tinggi di Dunia

Siapa sangka, bermain game saat ini tidak hanya sebatas untuk mereguk kesenangan. Dalam perkembangannya, bermain game dapat menjadi ladang penghasilan. Bagi gamers tentunya sudah sangat mengenal apa dan bagaimana esports. Perkembangan yang pesat di tingkat dunia membuat Esports Indonesia pun turut terpengaruh baik dari segi pendapatan para pemain, jumlah pemain, maupun kreativitas pemain.

Berbicara soal pendapatan, berikut ini tiga besar atlet esport yang dibayar paling tinggi di dunia. Meskipun tidak ada atlet esports Indonesia yang berada di urutan tiga besar, tidaklah perlu berkecil hati. Apakah salah satunya atlet favorit Anda? Silakan simak ulasan di bawah ini.

1. Kuro Salehi Takhosomi

Kuroky

Sumber: twimg.com

Kuro Salehi Takhasomi menggunakan nickname Kuroky. Pria berkebangsaan Jerman yang lahir pada 28 Oktober 1992 ini merupakan pemain game profesional Dota 2. Kuro menempati urutan pertama atlet esports dengan bayaran tertinggi, yaitu sebesar $3,437,188.35 atau setara dengan 46 miliar rupiah. Dia menjadi salah satu top 5 pemain Dota setiap tahun. Sebelum bermain di Dota 2, Kuro merupakan pemain DotA Allstars.

Selain atlet dengan bayaran tertinggi, Kuro juga atlet yang berprestasi. Berbagai turnamen internasional telah dia menangkan bersama timnya, yaitu Tim Liquid. Pada tahun 2017, dia memenangkan Dota2 The International 7 atau TI7. Kuro bergabung sebagai pemain pada tim internasional pada tahun 2008. Pada tahun yang sama, dia bergabung dengan Tim Mousesport untuk kompetisi Dota Dreamhack Winter. Setelah itu, dia berpindah-pindah tim seperti Pantzer, Natus Vincere, dan lain sebagainya.

2. Amer Barqawi

Miracle

Sumber: youtube.com

Amer Barqawi menempati urutan kedua sebagai atlet esports dengan bayaran tertinggi di dunia, yaitu sebesar $3,104,079.88 atau setara dengan 40 miliar rupiah. Dia menggunakan nickname Miracle. Pria berkebangsaan Yordania yang lahir pada 20 Juni 1997 ini mengawali karier sebagai pemain Dota 2 pada tahun 2015. Amer memiliki perjalanan yang singkat dalam menduduki urutan kedua sebagai atlet esports dengan bayaran tertinggi. Awalnya dia bermain dalam tim, namun setelah empat bulan ia memutuskan keluar lalu bermain solo.

Ketika bermain solo, dia memperoleh prestasi yang mencengangkan, yaitu menduduki posisi pertama di server Eropa. Oleh karena itu, dia dianggap sebagai pemain individu dengan kemampuan di atas rata-rata. Sama seperti Kuro, Amer merupakan anggota tim Liquid. Namun sebelumnya dia bermain untuk tim (monkey) business yang sekarang dikenal sebagai OG.

Lihat profil Miracle dalam format film youtube di bawah ini:

3. Saahil Arora

Universe

Sumber: moneycontrol.com

Saahil Arora menduduki urutan ketiga sebagai atlet esports dengan bayaran tertinggi di dunia, yaitu sebesar $2,937,956.27 atau setara dengan 39 miliar rupiah. Pria berkebangsaan United States ini lahir pada 11 Oktober 1989, lebih tua dari kedua atlet di atasnya. Selama bermain sebagai gamer profesional Dota 2, dia menggunakan nickname UNiVeRsE. Pada tahun 2011, Saahil bergabung dengan Online Kingdom. Ini merupakan debut pertamanya, Kemudian, pada tahun 2012, dia bergabung dengan Tim Evil Genuises.

Setelah itu, dia berpindah tim lagi, yaitu Quantic Gaming dan Tim Dignitas. Pada tahun 2013, dia kembali bergabung dengan Tim Evil Genuises. Pada The International 2014, dia bersama Tim Evil Genuises berhasil menyabet juara 3. Kemudian disusul sebagai juara pertama pada tahun 2015. Saahil pernah membentuk tim sendiri bernama Tim Sadboys, namun sayangnya tidak bertahan lama.

Ketiga atlet esports di atas dapat memotivasi para pemain esports Indonesia untuk semakin meningkatkan skill. Prestasi dan ketekunannya dapat dicontoh. Apakah Anda juga ingin menjadi atlet eports? Silakan mencoba peruntungan di bidang ini. Siapa tahu beruntung. Setelah selesai membaca jangan lupa bagikan artikel ini kepada sesama gamers atau ke teman-teman Anda yang lain. Semoga bermanfaat dan menambah semangat untuk berpenghasilan melalui games.

Agen Piala Dunia 2018